Wasiat-Nasehat Para Ulama tentang Shalawat

Wasiat-Nasehat Para Ulama tentang Shalawat

Oktober 12, 2018 0
*Imam Abul Hasan asy-Syadzilli* pernah berkata,
_“Di akhir zaman tidak ada amalan yang lebih baik daripada bershalawat kepada *Rasulullah SAW*.”_
*Imam Ibnu Hajar al-Asqalani* menyatakan,
_“Tidak tertolak shalawat atas *Nabi SAW*.”_
*Al-Hafidz asy-Syaraji* berkata,
_“Semua dzikir tidak diterima kecuali dengan khusyuk dan hadir hatinya kecuali shalawat, maka akan diterima meskipun tanpa khusyuk dan hadirnya hati. Karena itu *Abul Hasan al-Bakri* berpesan: “Seharusnya tiap hari seseorang jangan kurang membaca shalawat dari 500 kali.”_
*Syaikh Abdul Qadir al-Jailani* pernah berwasiat,
_“Dengan membaca shalawat, seorang hamba dapat meraih keridhaan Allah Swt., memperoleh kebahagiaan dan restu Allah Swt., berkah-berkah yang dapat dipetik, doa-doa yang terkabulkan, bahkan dia bisa naik ke tingkatan derajat yang lebih tinggi, serta mampu mengobati penyakit hati dan diampuni dosa-dosa besarnya.”_
Adapun *Syaikh Ibn Athaillah as-Sakandari* berkata,
_“Siapa yang (merasa) tidak memiliki amalan shalat dan puasa yang banyak untuk menghadap Allah di hari kiamat, maka hendaknya ia perbanyak membaca shalawat serta salam kepada *Nabi Muhammad SAW*.”_
*Al-Quthb al-Imam al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad* menyebutkan bahwasanya para ulama berkata,
_“Satu shalawat dari Allah cukup untuk seorang hamba, dunia dan akhirat.”_
*As-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki* pernah berpesan,
_“Jangan tinggalkan membaca shalawat kepada *Rasulullah SAW*. Karena bacaan shalawat itu merupakan kunci segala kebaikan dan pintu segala keutamaan untuk agama, dunia dan akhirat.”_
*Al-Habib Umar bin Hafidz* mengatakan,
_“Sesungguhnya apabila engkau melakukan ketaatan kepada Allah seumur hidupmu, bahkan Allah berikan di atas umurmu adalah umurnya seluruh manusia untuk digunakan dalam ketaatan kepadaNya, maka sesungguhnya lebih hebat satu shalawat dari Allah Swt.”_
Jika Alloh dan para malaikat2nya dan para kekasih2nya bersholawat kepada Nabi Agung Sayyidina MUHAMMAD Saw, maka tidak ada alasan untuk kita sebagai ummatnya untuk malas bersholawat kepada beliau (Baginda Nabi Agung Sayyidina MUHAMMAD Saw )
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ
رَبِّ فَانْفَعْــــــنَا بِبَرْكَتِهِمْ وَاهْدِنَا الْحُسْنٰى بِحُرْمَــــــــتِهِ­مْ وَاَمِتْنَافِى طَرِيْقَتِهِــــــــ­ـمْ وَمُعَافَـــــــــاة­ٍ مِنَ الْفِتــــــــنِ. امين يا الله ،امين يارب العالمين
RAHASIA DI BALIK SHALAWATNYA ALLAH SWT. KEPADA RASULULLAH SAW

RAHASIA DI BALIK SHALAWATNYA ALLAH SWT. KEPADA RASULULLAH SAW

Oktober 12, 2018 0
Rais Am Jam’iyah Ahlut Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah, sekaligus ketua umum thariqah sufi sedunia, Maulana Al-Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya Pekalongan, menjelaskan perihal rahasia di balik bacaan shalawat Allah kepada nabiNya.
“Saya kagum terhadap satu ayat yang mengangkat kebesaran Nabi Muhammad saw dan memerintahkan untuk membaca shalawat,” tutur Habib Luthfi yang kemudian membacakan ayat al-Quran yang berisi perintah shalawat Nabi Saw.
Beliau dawuh dalam bahasa Jawa:
“Yen Allah ta’ala merintahake shalat, ning mustahil Allah shalat. Allah ta’ala merintahake zakat, Allah ta’ala mboten usah zakat. Allah ta’ala merintahake haji neng Alah ta’ala mboten haji. Tapi nek shalawat Nabi, Allah ta’ala paring shalawat dumateng Kanjeng Nabi. Niku bedane adoh, niku istimewane kebesarane shalawat.”
(Allah Swt. telah memerintahkan shalat, tetapi Allah mustahil shalat. Allah Swt. memerintahkan zakat, tetapi Allah Swt. tidak zakat. Allah Swt. memerintahkan haji, tetapi Allah Swt. tidak haji. Namun kalau shalawat Nabi, Allah Swt. bershalawat kepada Baginda Nabi Saw. Itulah tingkat perbedaan yang sangat jauh, menunjukkan keistimewaan dan keagungan shalawat).
Kenapa redaksi pada ayat memakai “’ala an-Nabiy”, bukan “‘ala Muhammad”? Karena yang dijunjung oleh Allah adalah pangkatnya Kanjeng Nabi Saw. Allah Swt. memberikan contoh langsung kepada hambaNya tentang bgaimana memberikan penghargaan kepada Nabi Saw. dengan tidak mengucapkan namanya saja (Muhammad), akan tetapi dengan pangkatnya. Tak ada satupun ayat dalam al-Quran Allah Swt. memanggil Nabi Muhammad Saw. dengan namanya belaka.
Sedangkan kalimat “yushalluna ‘ala an-Nabiy”, bukan menggunakan kalimat madhi (masa lampau) tetapi mudhari’ (masa sekarang dan seterusnya). Artinya rahmat Allah Swt. kepada Kanjeng Nabi Saw. sampai besok di akherat. Dan shalawatnya Allah Ta’ala bukan “Allahumma shalli ‘ala Muhammad”, tetapi rahmatan maqrunatan bita’dzimin (rahmat kasih sayang yang dibarengi dengan pengagungan). Maksudnya, Allah memberi shalawat kepada Nabi Saw. bukan sejak beliau diangkat menjadi Nabi, tetapi sudak sejak zaman azali.
Ayat itu juga merupakan bentuk kemuliaan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad Saw. Kemuliaan yang membedakan beliau dengan makhluk yang lain. Segala sesuatu yang diciptakan Allah tidak diciptakan percuma, semuanya juga memiliki kelebihan tersendiri, yang membedakan satu dengan yang lain. Maka tidak mustahil kalau Allah memberi kemuliaan (perintah shalawat) ini kepada Kanjeng Nabi Saw.
Kemuliaan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad Saw. itu merupakan kewenangan Allah. Jangankan untuk memuliakan nabi, bahkan setiap tumbuhan dan segala sesuatu diciptakan Allah dengan kemuliaannya masing-masing. Yen Allah Ta’ala ngersaake niku mboten onten seng mustahil, serba mungkin (Jika Allah Swt. menghendaki itu tidak ada yang mustahil, semuanya serba mungkin).
Ketika kita mengucapkan shalawat kepada Nabi Saw., maka akan timbul cinta kepada beliau Saw. Dengan demikian, kita akan semakin banyak melakukan sunnah-sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw.”
Demi Mengharap Syafa'atul 'Uzma besok di Hari Kiamat Kelak...
Aamiin
Faedah Membaca Subhanallahi Wabihamdih

Faedah Membaca Subhanallahi Wabihamdih

Oktober 12, 2018 0
Kalimat tasbih itu sangat mudah kita
ucapkan ,tetapi mempunyai dampak yang luar
biasa dalam kehidupan .Berikut didalam hadits-
hadits Rasulullah saw yang menjelaskan
betapa dahsyatnya kalimat SubhanallahWabihamdihi:
1. Menghilangkan Ketakutan
“Barang siapa yang malam-malamnya digelisahkan oleh pikiran, barang siapa yang
pelit untuk berinfak dan takut diserang musuh,maka banyak-banyaklah membaca Subhanallah Wabihamdihi, karena kalimat itu lebih dicintai
Allah daripada menginfakkan segunung emas dan perak di jalan Allah“
(HR. Thabrani)
2. Menghapuskan semua dosa
“Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallah
Wabihamdihi 100 x sehari , maka kesalahannya
dihapuskan walau sebanyak buih di lautan“
(HR. Bukhari danMuslim)
3. Menjadi tanaman di surga.
Barangsipa yang mengucapkan Subhanallah
Wabihamdihi , maka baginya disiapkan
tanaman pohon kurma di surga“(HR. IbnuHibban)
4. Kalimat paling afdhal pilihan Allah “Rasulullah Saw ditanya,kata-kata apa yang
paling afdhal? Rasulullah Saw menjawab:
kalimat yang dipilihkan allah untuk para
malaikat-Nya dan hamba-hamba-Nya adalah
Subhanallah Wabihamdihi“
(HR. Muslim)
Semoga yg saat ini yg lagi sakit di sembuhkan Allahpenyakitnya, yg lagi kepengen punya
anak, semoga di beri anak soleh & soleha, dan
yg lagi kepengen dpt jodoh, semoga Allah berijodohnya terbaik sesuai apa yg dikehendaki.
Dan utk kita semua, semoga kita wafat dalam
keadaan khusnul khotimah & bisa memasuki
surga-Nya dari pintu mana saja yg Ia kehendaki..
Aamiin ya Allah.